THE ART OF HAVING MINDFUL LIFE

Apa itu mindfulness?

Mindfulness dapat diartikan sebagai proses saat kita menyadari perasaan, emosi, pikiran, perspektif dan apapun yang terjadi pada tubuh kita, serta menyadari bahwa kita sepenuhnya berada di “masa sekarang”. Ketika kita merasa mindful terhadap apa yang kita kerjakan, maka kita dapat merasakan sesuatu yang pasti. Contohnya apa aja sih?

Misal, kita sedang mengerjakan tugas kuliah yang banyak dengan duduk di depan laptop saat mengerjakannya. Terkadang ada notifikasi dari handphone kita, lalu kita melihat notifikasi yang kita dapatkan, tetapi setelah melihat hp, kita justru membuka hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan tujuan awal kita ketika membuka hp, pada akhirnya kita tidak jadi mengerjakan tugas kuliah tersebut dan menjadi tidak “mindful” dengan apa yang sedang kita kerjakan. Kita tidak benar-benar menikmati waktu yang kita lalui saat mengerjakan tugas sehingga kita mudah terdistraksi dengan hal-hal yang ada di sekitar kita.

Tujuan dari mindfulness sendiri adalah menumbuhkan yang mendalam mengenai kesadaran dan identitas seseorang yang dapat membawa kedamaian yang lebih besar secara mental dan hubungan relasional. Mindfulness juga dapat digunakan dalam proses terapi yang menekankan kepada kesadaran, mengatasi stres, kecemasan, atau rasa sakit, dan melatih diri kita agar menjadi lebih santai.

Mengapa Harus Mindful?

Sebenarnya apa sih hal yang kita dapatkan dengan melakukan mindfulness? Dengan mindfulness, kita dapat merasa lebih menyadari dan mengenal  kondisi emosional dan fisik diri sendiri, bahkan pada individu di sekitar. Selain itu, mindfulness dapat mengurangi stress yang kita alami serta mengetahui akar penyebab dari emosi-emosi dalam diri kita.Saat kita berada di posisi yang “mindful”, maka kita dapat mengontrol emosi yang kita rasakan sehingga kita lebih memahami diri sendiri, bahkan juga lebih memahami orang lain.

Menerapkan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari yang kita lakukan, tentu saja mindfulness dapat diterapkan dengan cara yang sederhana. Misalnya saat kita makan siang atau makan malam. Seringkali kita makan tetapi dilakukan bersamaan dengan hal lain seperti makan sambil menonton tv, makan sambil melakukan tugas atau pekerjaan, ataupun makan sambil bermain hp. Cobalah sesekali makan di tempat yang tenang dan minim gangguan dari lingkungan sekitar, cobalah satu suapan dari piring makan kalian dan pejamkan mata, lalu kunyah makanan tersebut secara pelan-pelan. Resapi berbagi rasa yang muncul dari makannan tersebut, asin, manis gurih, pedas, pait maupun masam. Ulangi beberapa kali sampai kalian dapat benar-benar merasakan berbagai rasa yang muncul dari makanan tersebut. Secara tidak langsung, kita mungkin berpendapat bahwa makanan tersebut terasa lebih enak dan lezat ketika kita menikmatinya dengan mindful, dibandingkan dengan saat kita menyantap makanan tersebut saat tidak menerapkan mindfulness.

Mindfullness sering dilakukan dalam bentuk meditasi, yang didalamnya memang terdapat unsur mindfulness. Secara sederhana, ketika kita selesai menjalani hari yang melelahkan, cobalah menerima apa yang kita rasakan dan alami di hari itu. Carilah tempat yang tenang dengan posisi duduk yang paling nyaman dan  tariklah nafas dalam-dalam, serta hembuskan secara perlahan. Ulangi langkah tersebut sampai kita merasa nyaman dan benar-benar rileks. Sadari setiap sensasi yang tubuh kita rasakan selama mempraktikan hal tersebut. Bila ada bagian tubuh yang terasa berat, regangkanlah otot badan di bagian tubuh tersebut sambil menghembuskan napas. Lakukan hal tersebut selama 5-10 menit.

Bagaimana? Mudah bukan untuk mempraktikkan mindfulness secara sederhana. Semoga kalian dapat lebih memahami dan mendapatkan dampak positif dengan melakukan mindfulness.

 

 

Referensi:

Lopez, S.J., Pedrotti, J.T., Synder, C.R. (2019). Positive Psychology The Scientific And Practical Explorations Of Human Strengths (4th edition). USA: Sage Publication.

Pijar Psikologi. (2020). Yang Belum Usai: Kenapa Manusia Punya Luka Batin?. Jakarta: Gramedia

www.psychologytoday.com/intl/basics/mindfulness

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Boost up Your Mood with freshly Homebaked Bread!

Berhenti dari Toxic Relationship untuk Hidup yang Lebih Damai